diskusi DHIS2 jakartaUpaya untuk menyediakan data dan informasi kesehatan yang akurat, lengkap, cepat, dan tepat waktu serta untuk mendukung proses pengambilan keputusan di semua level, terus dilakukan oleh Kementerian Kesehatan melalui kegiatan penguatan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) nasional. Penyelenggaraan SIK dilaksanakan secara berjenjang mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit), dinas kesehatan kabupaten/kota, dinas kesehatan provinsi, sampai ke pusat dengan berbagai inovasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), regulasi dan strategi implementasinya.

Sayangnya penyelenggaraan SIK masih terkendala berbagai permasalahan. Salah satunya adalah sudah tersedianya sistem informasi untuk pengumpulan data pelayanan kesehatan, program kesehatan dan manajemen informasi kesehatan di semua level baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan bahkan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit. Hal tersebut menyebabkan sulitnya pengelolaan data dan informasi dari berbagai pelaku kesehatan karena sistem informasi yang masih terfragmentasi. Program-program vertikal seperti TB/HIV/Malaria menyiapkan system informasi masing-masing yang tidak saling terhubung yang menghambat pemanfaatan data kesehatan untuk kepentingan pengambilan keputusan strategis.

Pusat data dan informasi (Pusdatin) Kementrian Kesehatan berupaya untuk mengintegrasikan berbagai sumber data tersebut melalui yang mampu melakukan data ekstraksi dari beberapa program untuk mendapatkan sebuah laporan yang telah terintegrasi. Melalui dukungan Global Fund Health System Strengthening untuk sistem informasi kesehatan, Pusdatin menggunakan aplikasi DHIS2 (District Health Information Systems Software) sebagai datawarehouse yang menghubungkan data dari SITT, SIHA, eSismal, Komdat dan eLogistik. DHIS2 dapat menampilkan informasi kesehatan dalam sebuah dashboard dari berbagai aplikasi lain sebagai sumber data utamanya.

Pusdatin didukung oleh University of Oslo dalam mempersiapkan aplikasi DHIS2 di Indonesia. SIMKES Universitas Gadjah Mada yang sejak tahun 2013 telah mengeksplorasi aplikasi DHIS2 ikut mendukung kegiatan implementasi tersebut. Berbagai kegiatan persiapan implementasi DHIS2 yang dikoordinasi Pusdatin telah diikuti dan difasilitasi oleh SIMKES, antara lain:

  1. Pilot implementasi DHIS2 di DI Yogyakarta
  2. Pelatihan DHIS2 Akademi di Vietnam
  3. Workshop Orientation of DHIS2 pada Januari 2016. Workshop ini bertujuan untukmengenalkan DHIS2 pada 5 provinsi sebagai target implementasi DHIS2 di Indonesia
  4. Workshop superuser tingkat pusat yang melibatkan 12-16 Desember 2016).
  5. Persiapan pelatihan ToT dan roll out di Provinsi dan Kabupaten/Kota pada awal Januari 2017

Selanjutnya SIMKES akan dilibatkan dalam kegiatan pelatihan DHIS2 di 5 Provinsi dan 10 Kabupaten/Kota di Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *