Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (DETIKNAS) merupakan lembaga yang dibentuk dan diketuai Presiden Republik Indonesia. DETIKNAS dalam kinerjanya memiliki visi untuk mempercepat pertumbuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia secara efisien dengan membuat kebijakan TIK secara nasional melalui sinkronisasi program-program TIK di seluruh Kementerian/Lembaga. Kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian DETIKNAS. DETIKNAS memasukkan program peningkatan kualitas layanan kesehatan ini ke dalam salah satu program strategisnya, yang disebut Indonesian e-Health Framework. E-Health Framework ini pada dasarnya memperkenalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam upayanya mengkoordinir dan mensinergikan berbagai stakeholder yang terlibat dalam layanan kesehatan. Berbagai stakeholder yang terlibat dalam penentuan kualitas layanan kesehatan, seperti: IDI, KKI, DEPKES, DINKES, Rumah Sakit, Klinik, Apotik, Dokter, Perawat, Fakultas Kedokteran dan Keperawatan, dll. Akan sulit bagi masyarakat Indonesia (terutama yang kurang beruntung dalam bidang ekonomi) untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, apabila berbagai stakeholder ini tidak berkoordinasi dan bersinergi. Sumber daya kesehatan yang sangat terbatas, distribusinya yang tidak merata, keadaan geografis Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau, ”memaksa” bangsa Indonesia untuk merumuskan suatu kerangka e-Health yang sesuai untuk kondisi dan situasi di Indonesia. Rumusan ini harus selalu disosialisasikan dan dikomentari agar tetap up-to-date dan relevan. Salah satu media untuk membahas kerangka e-Health ini adalah dalam suatu konferensi.

Konferensi nasional seperti FIKI 2010 dan perkumpulan/asosiasi nasional seperti PIKIN, merupakan salah satu bentuk nyata dimana berbagai kalangan stakeholder yang memberikan layanan kesehatan dapat bertemu dan berdiskusi untuk mewujudkan Pelayanan Kesehatan Yang Prima Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Konferensi ini merupakan suatu upaya yang strategis dan harus dinaungi dalam satu payung. Dari konferensi ini, perlu diadakan annual scientific meeting terkait e-health yang menghadirkan pakar-pakar TIK kesehatan nasional.

DETIKNAS telah menyusun suatu model pengembangan kerangka e-Health di Indonesia. Pada kesempatan di konferensi FIKI 2010 nanti (25 Oktober 2010), Bapak Zainal A. Hasibuan, selaku wakil ketua harian DETIKNAS akan mempresentasikan kerangka e-Health tersebut, berikut time frame pengembangan e-Health di Indonesia. Melalui kerangka e-Health ini diharapkan dapat membantu proses penaungan dan koordinasi lintas institusi yang terkait pengembangan TIK untuk bidang kesehatan. Bapak Zainal A. Hasibuan juga adalah salah seorang staf pengajar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Berbagai penelitian terkait information retrieval, digital library, e-learning dan IT Strategic planning telah dilakukan dan dipublikasikannya di berabagai konferensi informatika nasional dan internasional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *