Sistem Informasi Manajemen Kesehatan

Menuju Sertifikasi Rekam Medis Elektronik

Seminar RME ASM 2012Meskipun tidak secepat sektor lainnya, adopsi dan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga sudah menjadi bagian penting di sektor kesehatan. Bahkan, beberapa pelayanan utama dalam pelayanan kesehatan, seperti pencatatan rekam medis pasien juga sudah mulai bergantung kepada teknologi elektronik (rekam medis elektronik). Dari sudut pandang perubahan iklim, dengan adanya transisi rekam medis kertas ke elektronik diharapkan akan mengurangi penggunaan kertas maupun film rontgen yang tidak ramah lingkungan. Teknologi komputasi awan juga diproyeksikan akan mengurangi beban penggunaan listrik di rumah sakit.

Namun, sebelum melihat sisi manfaat dan keberhasilan penerapan rekam medis elektronik dari sudut pandang perubahan iklim, masih banyak tantangan maupun peluang yang harus dikaji dan didiskusikan secara mendalam.   Salah satunya diwujudkan dalam bentuk Seminar  Penerapan Rekam Medis Elektronik pada Praktek Dokter yang telah diselenggarakan oleh Pokja Informatika Biomedis pada Sabtu, 10 Maret 2012 lalu di Audit II Fakultas Kedokteran UGM. Seminar ini merupakan rangkaian dari Annual Scientific Meeting 2012, yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis FK UGM dan HUT RSUP dr. Sardjito. Seminar yang juga didukung oleh PT. Telekomunikasi Indonesia (PT. TELKOM) dan PT. SISFOMEDIKA ini bertujuan untuk mencetuskan sebuah rekomendasi di tengah persiapan Indonesia dalam mengupayakan standardisasi dan sertifikasi rekam medis elektronik (RME). Read more

Kerjasama Simkes UGM – Pusdatin Kemenkes dan GIZ untuk menguatkan sistem informasi kesehatan

Pada tahun 2010-2011, Simkes FK UGM mendapatkan kesempatan istimewa yaitu terlibat dalam kegiatan penguatan sistem informasi kesehatan nasional melalui kerjasama dengan GIZ dan Pusdatin Kementrian Kesehatan. Kegiatan tersebut sudah berakhir, akan tetapi banyak pekerjaan rumah yang masih harus dilanjutkan.  Salah satu inisiatif yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah penyelenggaraan Forum Informatika Kesehatan Indonesia.  Kegiatan kerjasama ini dimulai dari penyelenggaraan FIKI 2010 di Yogyakarta dan berakhir persis setahun kemudian dengan penyelenggaraan FIKI 2011 di Jakarta. Read more

Kunjungan Peserta Pelatihan Tenaga SIK ke Server IT FK UGM

Pada hari kamis, 10 November 2011 telah terlaksana kunjungan peserta pelatihan tenaga SIK ke server IT FK UGM. FK UGM merupakan salah satu Fakultas yang sangat konsen terhadap perkembangan IT untuk kemajuan proses belajar mengajar. Kebutuhan dosen dan mahasiswa untuk mengakses informasi, terutama jurnal kesehatan, sangatlah tinggi sehingga dibutuhkan server dan tenaga IT yang memadai. Panitia pelatihan menetapkan server IT FK UGM sebagai wahana belajar bagi peserta pelatihan untuk memberikan wawasan mengenai infrastruktur IT.

Kunjungan dilaksanakan pada pukul 10.00 bertempat di gedung perpustakaan FK UGM lantai 2. Peserta di dampingi oleh dr Lutfan Lazuardi, PhD beserta tim teknis. Acara diawali dengan presentasi dan diskusi mengenai proses perkembangan infrastruktur server di FK UGM lalu dilanjutkan dengan diskusi. Setelah presentasi berakhir peserta dibawa menuju ruang server IT FK UGM. Ruang yang sempit namun di dalamnya terdiri dari berbagai komputer server dan perangkat server lainnya. Peserta sangat antusias mengenai hal ini, bahkan beberapa baru melihat bentuk ruang server dan standar ruangan yang diterapkan khusus untuk ruang server dan pencegahan bencana untuk ruang server

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00, kegiatan ditutup dengan diskusi mengenai pembangunan server dan penyediaan alat-alat yang dibutuhkan di ruang server. Peserta nampak antusias bahkan beberapa setelah kembali dari pelatihan ini akan membangun server di daerah masing-masing.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2011 Telah Dibuka

Pendaftaran mahasiswa baru untuk minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) telah dibuka dengan periode seleksi sebagai berikut :

Tahap Pendaftaran Keterangan Ujian TPA & TOEFL Proses Seleksi Akademik Pengumuman Registrasi Ulang
I 27 Des 2010 - 8 April 2011 Khusus Pelamar BPS Sabtu, 16 April 2011 18 April – 6 Mei 2011 DIKTI 11- 26 Agt 2011
II 11 April – 1 Juli 2011 Pelamar Umum Sabtu, 9 Juli 2011 11 Juli – 3 Agt 2011 Kamis, 4 Agt 2011 11 – 26 Agt 2011
III 5 Sep – 2 Des 2011 Pelamar Umum Sabtu, 10 Des 2011 12 – 28 Des 2011 Kamis, 29 Des 2011 9 – 23 Jan 2012

Mohon selalu mengunjungi website: Ujian Masuk UGM dan Prodi IKM FK UGM untuk mengecek kepastian tanggal pelaksanaan pendaftaran, persyaratan, seleksi dan tempat seleksi.

Seminar “Updates on HIS and e-Learning” dan Workshop “Moodle”

Sistem informasi di bidang kesehatan merupakan disiplin ilmu yang cenderung muda di Indonesia. Dibandingkan dengan bidang lain seperti ekonomi, bidang kesehatan di Indonesia cenderung terlambat mengembangkan ilmu ini. Saat ini pengembangan sistem informasi kesehatan di Indonesia masih dititikberatkan pada pencatatan transaksional dan sistem repositori. Padahal di bidang ekonomi misalnya, pemanfaatannya telah menjangkau berbagai hal dan pasar pengguna, dengan perhatian yang besar terhadap aspek keamanan.

Isyu lain yang penting adalah edukasi, diseminasi informasi dan pengetahuan dengan menggunakan teknologi. Pembelajaran yang didukung oleh teknologi atau sering disebut technology enchanced learning (TEL) atau e-learning memberikan banyak keuntungan baik dari sisi institusi penyedia pendidikan maupun peserta didik dibandingkan pembelajaran konvensional tatap muka. E-learning memungkinkan pembelajaran yang dikustomisasi sesuai dengan kondisi pembelajaran peserta didik, termasuk kebutuhan, waktu yang tersedia, dan memungkinkan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh.

Telah banyak platform pendidikan yang disediakan baik secara gratis maupun berbayar sehingga institusi penyelenggara e-learning tidak perlu lagi mengembangkan e-learningnya dari awal. Moodle merupakan salah satu platform e-learning yang gratis dan populer, juga unggul dalam hal kemudahan penggunaan dan bersifat open source yang artinya dapat dikembangkan lebih lanjut oleh institusi penyelenggara e-learning.

Sudahkah Anda mampu menggunakan dan mengoptimalkan penggunaan Moodle sebagai salah satu pendukung kegiatan pembelajaran? Sampai manakah perkembangan e-learning saat ini di dunia internasional? Bagaimana pengalaman pengembangan e-learning untuk pembelajaran kesehatan saat ini? Apa pelajaran yang dapat dipetik?

Agenda Seminar, Jumat 15 April 2011

Waktu Kegiatan Narasumber
08.00 – 08.30 Pendaftaran Ulang
08.30 – 08.45 Sambutan dan Pembukaan Ketua Minat SIMKES
09.00 – 10.00 Panel 1

1. Sesi 1 : Updates on Health Information System (dr. Guardian Y. Sanjaya, MHlthInfo – SIMKES)

2. Sesi 2 : Raw Data Needs for District Health Indicators    (Moch. Sofyan, SKM – Dinas Kesehatan Kab. Bantul)

Diskusi

Moderator : Haryanto, SKM, M.Kes (Dinas Kesehatan Kab. Sleman)
10.00 – 10.15 Rehat Kopi
10.15 – 11.15 Panel 2

1. Sesi 3 : Developing e-Learning in Limited Resources Settings (dr. Aprisa Chrysantina – SIMKES)

2. Sesi 4 : E-Learning Development and Challenges: Lesson Learned from GaMeL FK UGM (Dendy Sulistyo, S.Kom, M.Kom – PPTIK UGM)

Diskusi

Moderator : dr. Yoyo Suhoyo, MMedEd (BPK FK UGM)
11.15 – 11.30 Penutupan

Agenda Workshop, Sabtu 16 April 2011

Waktu Kegiatan
08.00 – 08.30 Pendaftaran Ulang
08.30 – 08.45 Sambutan dan Pembukaan
08.45 – 09.15 Pengembangan e-learning dan desain instruksional
09.15 – 09.30 Rehat Kopi
09.30 – 11.30 Instalasi Moodle, tema dan pengaturan blok
11.30 – 12.30 Istirahat dan Makan Siang
12.30 – 14.15 Manajemen pengguna, course dan administrasi sistem
14.15 – 15.30 Materi belajar, penugasan dan kuis
15.30 – 15.45 Rehat Kopi
15.45 – 16.45 Diskusi dan tutorial, pengelolaan nilai
16.45 – 17.00 Kesimpulan dan Penutupan

Biaya Kepesertaan

Dapatkan harga khusus dengan mengikuti paket workshop dan seminar.

Workshop Seminar Paket Workshop dan Seminar
Mahasiswa S1 Rp. 115.000,- Rp. 140.000,- Rp. 242.000,-
Mahasiswa SIMKES Rp. 245.000,- GRATIS Rp. 232.500,-
Mahasiswa S2 dan Alumni SIMKES Rp. 300.000,- Rp. 220.000,- Rp. 494.000,-
Umum Rp. 370.000,- Rp. 270.000,- Rp. 608.000,-

Fasilitas :

Workshop : Workshop kit, snack dan makan siang, free Wi-Fi

Seminar : Seminar kit dan snack

Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer ke no. rekening 9543110-7 a.n. Hari Kusnanto QQ SIMKES, BNI Cabang UGM. Bukti transfer dapat diserahkan ke Sekretariat Workshop atau dengan membayar langsung di Sekretariat Workshop.

Alamat Sekretariat Workshop
Minat Utama SIMKES
Gedung IKM Lt. 3
Fakultas Kedokteran UGM
Jl. Farmako Sekip Utara
Yogyakarta
Telp/Fax : (0274) 549432

Video Presentasi FIKI 2010: Standar dalam Sistem Informasi Kesehatan

Dalam salah satu sesi Konferensi Informatika Kesehatan Indonesia yang diselenggarakan 25 – 26 Oktober lalu di Hotel Santika yaitu mengenai Konsep dan Implementasi Standar dalam Sistem Informasi Kesehatan, Minat Utama Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM berhasil menghadirkan dr.Jane Soepardi, MPH, DSc. (Kepala PUSDASURE Kemenkes RI); Ir. Zainal A. Hasibuan, MLS, Ph.D (Wakil Ketua Dewan TIK Nasional); dan Bapak Haryanto, SKM, M.Kes , Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Berikut ini video presentasinya:

VIDEO PRESENTASI FIKI 2010 KEYNOTE SPEAKER PROF. DENNIS J. STREVELER

Minat Utama Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat telah sukses menyelenggarakan Konferensi Informatika Kesehatan Indonesia 2010 di Hotel Santika Yogyakarta pada 25-26 Oktober 2010 lalu. Konferensi dibuka dengan sesi Keynote Speaker oleh Prof. Dennis J. Streveler, PhD dari Hawaii University menyampaikan mengenai Lesson Learnt HMIS Implementation Worldwide.
Berikut ini video presentasinya:

Diary FIKI 2010: Field Trip ke Berbagai Penyedia Pelayanan Kesehatan

Sabtu pagi pukul 06:00 WIB tanggal 23 Oktober 2010 dalam rangkaian acara FIKI 2010 yang diselenggarakan oleh SIMKES dengan support oleh Telkom Indonesia, WHO, GTZ dan juga media patner oleh Trans7, rombongan field trip yang terdiri dari 28 peserta dan 4 orang pendamping dari SIMKES UGM. Dari 28 Peserta

Rombongan Field Trip FIKI 2010

Rombongan Field Trip FIKI 2010

tersebut datang dari berbagai daerah, berbagai institusi dan juga profesi yaitu ada datang dari perwakilan GTZ, UNAIR, UKRIDA, Univ. YARSI, RSCM, RSUD SORONG, RS Panti Rapih, RS Sardjito, Dinkes NTB, SULTENG, Kutai Timur, Banda Aceh, dan juga mahasiswa S2 SIMKES itu sendiri yang notabene juga berasal dari berbagai daerah dan profesi.

Field Trip kali ini akan mengunjungi 4 Lokasi pelayanan kesehatan yang sudah menerapkan teknologi informasi dalam hal pelayanan terhadap pasien dan boleh dibilang sudah baik dan sukses. Untuk lokasi awal yang menjadi target kunjungan kali adalah salah satu puskesmas yang ada dikabupaten Purworejo yaitu Puskesmas Bayan, disini kita langsung melihat user/SDM yang ada disana melayani pasien dimulai dari proses pendaftaran hingga pasien mendapatkan resep obat sudah dilayani dengan aplikasi elektronik yang biasa kita sebut SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas), sebelumnya kedatangan kita di trima terlebih dahulu oleh pihak Dinkes Purworejo dan kepala puskesmas Bayan, disini kita dipaparkan asal mula diterapkannya teknologi informasi di dalam puskesmas Bayan, di situ dijelaskan pada awalnya mereka mengalami berbagai macam kesulitan dalam hal penerapan. Kesulitan yang paling besar adalah dalam hal SDM yang pada saat itu masih awam akan hal-hal yang berbau teknologi, dengan niat dan usaha maksimal dari mereka serta fasilitas yang diberikan oleh dinkes pada akhirnya dapat tercapai tujuan utama dari penerapan aplikasi SIMPUS.

Setelah peserta field trip melakukan wawancara langsung ke user yang ada di Puskesmas Bayan kemudian foto bersama di depan gedung puskesmas, kemudian kita langsung menuju ke Dinkes Purworejo untuk melihat langsung pemaparan dan teknis pengumpulan data-data SIMPUS dari puskesmas yang ada di Kabupaten Purworejo, setibanya di dinkes Purworejo peserta langsung disambut dan di arahkan masuk kedalam Aula untuk terlebih dahulu melihat presentasi pemaparan oleh Pak Erwin selaku Kepala Seksi Data dan Informasi di Dinkes Purworejo, di sini beliau menjelaskan mulai kapan daerah Purworejo mulai tertarik akan teknologi informasi serta menjelaskan pula berbagai macam halangan dan rintangan yang dihadapi sampai dengan hari ini yang boleh kita bilang sukses dalam hal implementasinya. Di sesi ini pula diadakan tanya jawab antar peserta dengan pak Erwin dan juga kepala puskesmas Bayan, sesi ini lebih kepada hal sharing pengalaman dan kiat-kiat sukses untuk para peserta field trip jika mereka berniat mencoba mengimplemantasikan teknologi informasi di daerahnya masing-masing.

Kemudian kita menuju lokasi ketiga yaitu RS Bethesda di Jogja, Pukul 12:30 an, kita disambut pihak Rumah

Foto Bersama direktur RS Bethesda

Foto Bersama direktur RS Bethesda

Sakit, setelah makan siang di sana kita disamabut langsung oleh Direktur RS Bethesda Bapak dr.Sugianto,Sp.S.,PhD kemudian dilanjutkan pemaparan materi tentang Implementasi teknologi informasi di RS Bethesda oleh kepala PDE bapak Yusak Wibowo dan selanjutnya ditutup dengan mendampingi peserta melihat situasiimplementasi disana dengan di bagi 2 kelompok mengingat waktu dan peserta yang dianggap terlalu banyak.

Peserta melihat Aplikasi di bagian pendaftaran

Peserta melihat Aplikasi di bagian pendaftaran

Selesai di Bethesda kita langsung menuju lokasi ke empat yaitu Gama Medical Center (GMC), disana kita sudah di tunggu oleh bapak Dr. Dicky Moch Rizal dan bapak Dudi selaku Administratif di GMC disana rombongan peserta dipersilahkan masuk keruang presentasi untuk mendengarkan pemaparan dari bapak Dudie kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sampai akhirnya peserta rombongan diajak melihat-lihat implementasi teknologi informasi yang sudah diterapkan baik disana, dimulai dibagian pendaftaran hingga ruang periksa dokter yang sudah komputerisasi. Pukul 16:00 WIB rangkaian acara field trip sudah selesai dilaksanakan sekarang tiba saatnya untuk pulang dimana sebelumnya di tutup oleh Bapak Anis Fuad, D.E.A selaku pimpinan rombongan, dalam sambutan penutup beliau menyampaikan permintaan maaf yang sebesar besarnya kepada peserta field trip FIKI 2010 atas segala kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan dan semoga acara ini bisa menjadikan motivator yang kuat di hati peserta untuk menjadikan tempat kerja masing-masing untuk meniru keberhasilan tempat-tempat yang telah dikunjungi.

Diary FIKI 2010 : Implementasi SIK Satu Pintu dan Pemetaan untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan

Sesi ini diisi oleh dua pembicara yaitu Rohan Fisher dari Charles Darwin University dan Ir. Zubaedah, MA dari GTZ. Keduanya dimoderatori oleh dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, Ph.D.

Pada sesi ini, keduanya menceritakan mengenai pengalaman implementasi pengembangan sistem informasi di Indonesia bagian timur yaitu NTT dan NTB. Rohan berbagi pengalaman penggunaan sistem informasi geografis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurut Rohan, pemilihan aplikasi yang digunakan tidak harus mahal namun harus disesuaikan dengan keadaan lokal, seperti dipilihnya OpenJump dan beberapa aplikasi yang gratis ataupun open source. Penting diketahui bahwa sistem informasi geografis tidak selalu mahal, namun memiliki potensi yang besar.Peta NTT yang digunakan untuk pemetaan tersebut menggunakan bpeta dari berbagai macam sumber, salah satunya bahkan digitasi dari peta hard copy.

Ir. Zubaedah memiliki pengalaman yang berbeda dan juga meliputi NTB. Penekanan yang dilakukan oleh Zubaedah lebih ke arah perencanaan berbasis fakta dan untuk kebijakan. Tindakan yang dilakukan berupa pengayaan di bidang sumber daya manusia, infrastruktur dan dukungan teknis. Untuk pengembangan SDM, yang dilakukan berupa on the job training dan asistensi. Pada prosesnya Zubaedah juga mengalami berbagai tantangan seperti sulitnya merubah perilaku, adanya variasi komitmen dan pola kepemimpinan, adanya kepentingan politik, dan waktu pendanaan. Selain itu selama masa itu, terdapat beberapa perubahan struktur Puskesmas di daerah-daerah tersebut. Pada akhirnya pengembangan ini diharapkan menjembatani transfer informasi dalam sistem kesehatan secara satu pintu sehingga tidak banyak lagi didapati data yang redundant dan mengurangi beban pekerjaan staf yang bersangkutan.

Unduh presentasi Rohan Fisher di sini : Simple and effective decentralize health mapping for improving health service delivery in NTT

Unduh presentasi Ir. Zubaedah, MA di sini : Implementing the one gate HIS in NTB and NTT

Diary FIKI 2010 : Standar Sistem Informasi Kesehatan

Sesi ini merupakan sesi paralel yang dilaksanakan di Grand Sekar Jagad Room Hotel Santika. Dimoderatori oleh Dr. Sri Kusumadewi, S.Si, M.T, sesi ini menghadirkan dr. Lesmana Hendro Warsito dari RS Telogorejo Semarang yang menyampaikan mengenai implementasi HL7, Terence Arputham yang menyampaikan pengembangan sistem satu platform untuk informatika kesehatan dari PT. Telkom Admedika. Sedangkan pada bagian kedua, sesi ini dimoderatori oleh dr. Andreasta Meliala dan menghadirkan dr. Agus Mutamakin yang menyampaikan pengalaman pengembangan sistem informasi di RS dr. Ciptomangunkusumo.

Pada kesempatan ini dr. Lesmana memperkenalkan HL7 kepada para peserta konferensi. RS Telogorejo Semarang telah memiliki beberapa sistem informasi berbeda yang diterapkan di masing-masing bagian. Dengan menggunakan standar HL7 untuk integrasi dan data sharing, diharapkan permasalahan perbedaan platform ini dapat diselesaikan. HL7 sendiri bukan merupakan aplikasi atau standar untuk aplikasi, namun adalah standar untuk berbagi data (data sharing). HL7 mengatur proses data sharing tersebut ke dalam berbagai segmen dan event.

Meneruskan presentasi sebelumnya, Terence menyampaikan usaha PT. Telkom Admedika dalam membantu meningkatkan pelayanan terhadap pasien oleh rumah sakit, yaitu dengan menyediakan sebuah sistem yang berplatform tunggal. Hal ini berguna untuk mempermudah pertukaran informasi. Selain itu Terence juga menyampaikan bahwa untuk itu PT. Telkom Admedika harus bekerja sama dengan berbagai stakeholder di ilmu dan praktek kesehatan seperti dokter, rumah sakit, apotik, laboratorium klinik, pemerintah, universitas dan asuransi. Pada kesempatan ini Terence juga menyampaikan bahwa sistem yang dibuat untuk pelayanan kesehatan haruslah ringkas, mudah untuk user sehingga membutuhkan training seminimal mungkin, mengingat bahwa yang dilayani di sini adalah pasien di mana kecepatan pelayanan sangatlah penting.

dr. Agus memaparkan pelajaran yang didapatkan dalam pengembangan sistem informasi di RS dr. Cipto Mangunkusumo. Pada pengalaman pengembangan tersebut, dr. Agus menyampaikan bahwa pertimbangan yang dilakukan untuk pemilihan metode pengembangan, apakah in-house ataukah outsource perlu melalui proses assessment yang panjang, dengan pembuatan matriks dan pertimbangan strategi yang sesuai dengan visi dan misi RS dan pengembangan sistem informasinya. dr. Agus juga menyampaikan tips dan trik praktis untuk pemilihan cara pengembangan yang sesuai.

Pada sesi ini, seharusnya dr. Moch. Isnaini hadir juga sebagai pembicara, namun dikarenakan adanya kendala terkait dengan cuaca di Jogja maka beliau tidak hadir. Namun materinya dapat diunduh di sini : Kepemimpinan Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit

Unduh materi dr. Lesmana Hendro Warsito di sini :Pemanfaatan Protokol Health Level 7 untuk pertukaran data elektronik kesehatan

Unduh materi dr. Agus Mutamakin di sini : In-House Development of Hospital Information System in Teaching Hospital

Halaman Berikutnya »

Sistem Informasi Manajemen Kesehatan