Sistem Informasi Manajemen Kesehatan

Sebelas Hari Mengikuti DHIS 2 Academy Asia 2014 – Vietnam

Menindaklanjuti kerjasama antar Fakultas Kedokteran UGM dengan University of Oslo, SIMKES S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat FK UGM dan Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta diundang untuk mengikuti DHIS 2 Academy Asia 2014. Sebelumnya kerjasama telah diawali dengan melakukan pelatihan dan kustomisasi aplikasi DHIS 2 pada tanggal 8-22 April 2013, yang melibatkan 6 Dinas Kesehatan baik Provinsi/ Kabupaten/ Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Dinkes Provinsi DI Yogyakarta, Dinkes kota Yogyakarta, Dinkes Kab Bantul, Dinkes Kab Kulon Progo, Dinkes Kab Gunungkidul dan Dinkes kab Sleman. DHIS (District Health Information System) 2 merupakan aplikasi Bank Data berbasis web yang dapat digunakan untuk  melakukan pengumpulan, analisis dan presentasi indikator kesehatan suatu daerah. Read more

Pelatihan Sistem Informasi Geografis Kesehatan (11-13 Juni 2013)

Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES), Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat akan menyelenggarakan pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) Kesehatan pada 11 – 13 Juni 2013. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar penggunaan SIG dan keterampilan dalam memanfaatkan SIG terutama di bidang kesehatan secara nyata baik untuk perencanaan program, pengendalian penyakit, promosi kesehatan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meng-update informasi perkembangan teknologi SIG saat ini, berikut berbagai pilihan pemanfaatan SIG dari hasil-hasil penelitian SIG kesehatan di berbagai daerah. Peserta juga akan dibekali dengan berbagai aplikasi SIG dan contoh-contoh pemanfaatannya di bidang kesehatan secara aktual dengan data-data nyata, terlebih jika peserta dapat membawa data kesehatan dari daerah tempat peserta bekerja. Selain itu, peserta juga dapat menggunakan data yang ada agar dapat disajikan menggunakan data spasial serta meningkatkan/upgrade pengetahuan tentang analisis spasial terutama dibidang kesehatan. Kelebihan pelatihan ini adalah terletak pada penggunaan software SIG gratis yang sesuai dengan kebutuhan pengelola program kesehatan maupun pengguna.

Pelatihan ini akan dibagi menjadi 2 kelompok, dasar dan lanjut. Pengelompokkan peserta dilakukan berdasarkan pengetahuan, kemampuan, dan minat peserta mengenai Sistem Informasi Geografis Kesehatan.

SASARAN PESERTA

Pelatihan ini terbuka bagi peserta umum, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota maupun Provinsi, rumah sakit, dosen, peneliti, mahasiswa S1/S2/S3

TOPIK

Pelatihan Sistem Informasi Geografis Kesehatan untuk Mendukung Kebijakan Pemecahan Masalah Kesehatan

WAKTU & TEMPAT

Health GIS tingkat dasar – lanjut  (Selasa-Kamis, 11-13 Juni 2013)

bertempat di R.302 Ged.IKM lt.3 Fakultas Kedokteran UGM Read more

Workshop GIS & Remote Sensing for Tropical Disease

Dalam rangka kunjungan Prof. Ting Wu Chuang (Taipei Medical University, Taiwan), Fakultas Kedokteran UGM mengadakan workshop GIS & Remote Sensing for Tropical Disease pada tanggal 26 Desember 2012 Pkl 09.00 – 14.30 WIB, bertempat di Ruang Senat, Ged. KPTU lt.2 Fakultas Kedokteran UGM. Workshop ini diikuti berbagai peserta dari berbagai latar belakang profesi di Indonesia, seperti Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI,  Elimination Dengue Project, Dinas Kesehatan Bantul, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Dinas Kesehatan Kota Singkawang, RSUD Sayidiman Magetan, Universitas Jend. Soedirman Purwokerto, UNS, UNAIR, UAD Yogyakarta, Fakultas Geografi UGM, Fakultas Kedokteran Hewan UGM, dan Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM.

Kegiatan workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran UGM, Prof. Dr. dr. Teguh Aryandono, Sp.B(K) Onk dan langsung dilanjutkan sesi pengantar oleh Prof. Ting Wu mengenai Application of GIS and Remote Sensing in Vector Borne Disease. Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi kelompok, dimana peserta dibagi menjadi 4 kelompok sesuai minatnya yaitu dengue, malaria, TB, dan avian influenza. Dalam sesi diskusi, peserta diminta mengidentifikasi peran GIS dalam pencegahan penyakit, mengidentifikasi ketersediaan data yang dapat digunakan dalam analisis GIS, dan hambatan dalam melakukan analisis GIS. Di akhir acara, peserta diminta mempresentasikan hasil diskusinya dan feedback dari Prof. Ting Wu. Tepat pukul 14.30 WIB, workshop ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pasca Sarjana, dan Kerjasama Prof. dr. Adi Utarini MSc, MPH, PhD. Setelah workshop ini, diharapkan peserta dapat berkontribusi lebih lanjut dalam menggunakan teknologi GIS untuk keperluan penelitian

Kunjungan Peserta Pelatihan Tenaga SIK Angkatan II ke Dinas Kesehatan Purworejo

Dinas Kesehatan Purworejo, nama yang tidak asing di kalangan profesi informatika kesehatan. Penerapan SIK di Dinkes Purworejo menjadi contoh bagi berbagai instansi baik dinas maupun puskesmas untuk mengembangkan sistem informasi kesehatan di instansi masing-masing. Perkembangan SIK di dinkes purworejo berkembang dengan baik, usaha dan kemauan yang kuat dari para staff tenaga SIK untuk menerapkan teknologi dalam pelaporan segala kegiatan instansi terutama Puskesmas disertai dukungan yang baik oleh kepala Dinkes Purworejo.

Kami berangkat pukul 7.00 WIB, 17 peserta pelatihan ditambah 4 panitia pelatihan termasuk dr. Guardian Yoki Sanjaya M.HealthInf juga turut menemani. Perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam kami tempuh untuk sampai ke Dinkes Purworejo. Sesampainya di Dinkes, kami disambut oleh Bapak Erwin SKM sebagai penanggung jawab SIK di Dinkes Purworejo.

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari dinas dan juga dari SIMKES FK UGM. Acara dilanjutkan dengan  pembahasan mengenai Renstra SIK di Dinkes Purworejo, setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab. Setelah forum diskusi selesai peserta diajak untuk mengunjungi ruang server Dinkes Purworejo. Ruang yang sempit namun di dalamnya terdiri dari berbagai perlengkapan server standard. Beberapa peserta berkata bahwa ia ingin nanti Dinkes dimana tempat ia bekerja bisa mengadakan server seperti di Purworejo.

Puas melihat-lihat server dinkes, peserta diajak oleh Bapak Erwin menuju Puskesmas Banyu Urip. Tujuannya untuk melihat penerapan input data di Puskesmas. Sesampainya di Puskesmas, kami disambut dengan ramah oleh Kepala Puskesmas beserta staff. DI Puskesmas Banyu Urip kami bisa melihat berbagai  cara-cara yang unik untuk memasukkan data. Mulai dari pegawai puskesmas masing-masing membawa laptop dan terhubung ke jaringan SIMPUS dan sistem pengumpulan data kegiatan di luar gedung. Hal ini memberikan inspirasi bagi peserta untuk diterapkan di daerah masing-masing.

Di akhir acara kami diajak untuk makan bersama di sebuah restoran sederhana bersama staf Dinkes dan Kepala Puskesmas. Kami berbincang-bincang mulai dari perkembangan SIMPUS dan juga agenda FIKI 2011 di Jakarta.

Kunjungan Peserta Pelatihan Tenaga SIK ke Server IT FK UGM

Pada hari kamis, 10 November 2011 telah terlaksana kunjungan peserta pelatihan tenaga SIK ke server IT FK UGM. FK UGM merupakan salah satu Fakultas yang sangat konsen terhadap perkembangan IT untuk kemajuan proses belajar mengajar. Kebutuhan dosen dan mahasiswa untuk mengakses informasi, terutama jurnal kesehatan, sangatlah tinggi sehingga dibutuhkan server dan tenaga IT yang memadai. Panitia pelatihan menetapkan server IT FK UGM sebagai wahana belajar bagi peserta pelatihan untuk memberikan wawasan mengenai infrastruktur IT.

Kunjungan dilaksanakan pada pukul 10.00 bertempat di gedung perpustakaan FK UGM lantai 2. Peserta di dampingi oleh dr Lutfan Lazuardi, PhD beserta tim teknis. Acara diawali dengan presentasi dan diskusi mengenai proses perkembangan infrastruktur server di FK UGM lalu dilanjutkan dengan diskusi. Setelah presentasi berakhir peserta dibawa menuju ruang server IT FK UGM. Ruang yang sempit namun di dalamnya terdiri dari berbagai komputer server dan perangkat server lainnya. Peserta sangat antusias mengenai hal ini, bahkan beberapa baru melihat bentuk ruang server dan standar ruangan yang diterapkan khusus untuk ruang server dan pencegahan bencana untuk ruang server

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00, kegiatan ditutup dengan diskusi mengenai pembangunan server dan penyediaan alat-alat yang dibutuhkan di ruang server. Peserta nampak antusias bahkan beberapa setelah kembali dari pelatihan ini akan membangun server di daerah masing-masing.

Sistem Informasi Manajemen Kesehatan