Archive for October, 2008

Beasiswa Studi Luar Negeri 2009

Written by Administrator on . Posted in Uncategorized

Dalam rangka peningkatan mutu dosen, Direktorat Ketenagaan Ditjenl Pendidikan Tinggi membuka pendaftaran beasiswa S2 dan S3 luar negeri untuk tahun 2009. Beasiswa ini terbuka bagi dosen tetap PTN, dosen DPK, dosen tetap PTS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Beasiswa untuk program S2 selama 2 tahun, dan program S3 selama 3 tahun.
Pendaftaran dan seleksi dilakukan dalam 3 tahap:
Tahap 1: pendaftaran ditutup tanggal 28 November 2008, seleksi dilaksanakan bulan Desember 2008.
Tahap 2: pendaftaran ditutup tanggal 27 Februari 2009, seleksi dilaksanakan bulan Maret 2009.
Tahap 3: pendaftaran ditutup tanggal 29 April 2009, seleksi dilaksanakan bulan Mei 2009.

Untuk men-download formulir aplikasi dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.ditnaga-dikti.org

Tinjauan Pengelolaan dan Pemanfaatan Situs Web Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Tahun 2007

Written by Administrator on . Posted in Uncategorized

Intisari

Solihin, Hari Kusnanto, Lutfan Lazuardi

Latar belakang: Penyebaran informasi kepada masyarakat merupakan salah satu tugas pemerintah yang juga merupakan bagian dari langkah pelayanan e-government. Dinas Kesehatan Kota Balikpapan meluncurkan situs web daerah pada awal 2007 sebagai usaha menjalankan e-government. Sampai saat ini belum dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan dan pemanfaatan situs tersebut.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dan pemanfaatan situs web daerah, masing-masing oleh pihak manajemen dan pengguna internal.

Metode: Penelitian ini merupakan observasi kasus dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dikombinasikan dengan kuesioner mengenai pengelolaan dan kualitas situs web, observasi penggunaan situs web, dan pengumpulan data sekunder dengan telaah dokumen. Data dianalisis secara deskriptif analitik.

Hasil: Situs web ini bukan merupakan situs resmi daerah dan dibuat oleh tenaga yang menguasai teknologi pembuatan situs web. Meskipun demikian pembuatan situs ini tidak disertai perencanaan, perumusan tujuan, dan bagan struktur organisasi. Pengelola situs melaporkan bahwa situs ini kurang mendapat dukungan dari para pimpinan. Penelitian ini menemukan bahwa baik pengelola maupun pengguna merasa bahwa kualitas dan informasi yang terdapat pada situs sudah baik namun pemanfaatannya masih belum optimal.

Kesimpulan: Kualitas situs web daerah dan informasi yang disediakan cukup baik meskipun pengelolaannya kurang maksimal, karena situs ini didukung oleh sumber daya yang menguasai teknologi. Meskipun demikian information sharing yang diharapkan justru tidak dapat tercapai jika tidak didukung oleh pengelolaan dan pemanfaatan yang optimal oleh pengguna. Perlu dilakukan pengubahan domain situs web dan usaha perbaikan sarana, prasarana maupun kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kegunaan situs tersebut.

Kata Kunci: situs-web, information sharing, pengelolaan, pengguna, pemanfaatan

Pengembangan Sistem Pelaporan Cepat PWS Kejadian Luar Biasa Berbasis SMS di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan

Written by Administrator on . Posted in Uncategorized

Intisari

Maulidin Noor, Hari Purnomo, Anis Fuad

Latar belakang :D i Kabupaten Banjar sistem pelaporan dalam pemantauan Kejadian Luar Biasa (KLB) masih bermasalah dalam hal ketepatan waktu dan akurasi data, sehingga menghambat proses pengambilan keputusan dinas kesehatan dalam penanganan KLB. Untuk mengatasi hambatan tersebut dikembangkan sistem pelaporan KLB yang didukung dengan pemanfaatan teknologi Short Message Service (SMS) agar pelaporan lebih tepat waktu, hemat dan akurat.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi sistem pelaporan pemantauan KLB berbasis SMS di Kabupaten Banjar

Metode: Penelitian ini merupakan action research. Peneliti dan partisipan terlibat dalam tahapan penelitian yang dimulai dengan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi (pembelajaran). Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, pengamatan dan telaah dokumen. Peneliti merancang desain pelaporan berbasis SMS yang kemudian diimplementasikan di puskesmas.

Hasil: Tingkat kelengkapan dan ketepatan laporan pengawas KLB yang masih sangat rendah dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jarak, penggunaan sarana informasi yang belum optimal, kurangnya alokasi dana dan keterlambatan dari pelayanan kesehatan primer sendiri. Hal ini mempengaruhi kesiapan dan kewaspadaan dini terhadap penyakit, analisis penyakit dan pengambilan keputusan. Sedangkan untuk pelaksanaan sistem pelaporan baru dengan SMS, masih banyak terjadi kendala seperti staf yang kurang memahami penggunaan sistem, kesalahan pengetikan, pengkodean, dan sinyal yang terbatas. Meskipun demikian, terjadi peningkatan kelengkapan dan ketepatan data pengawasan KLB dengan penggunaan sistem pelaporan berbasis SMS, secara berturut-turut 32% dan 29% menjadi 64% dan 60,1%.

Kesimpulan: Sistem pelaporan berbasis SMS dapat memperbaiki mutu dan kualitas laporan, ketepatan waktu, kelengkapan laporan, dan efisiensi biaya. Demikian juga keamanan data lebih terjamin dan sistem pelaporan berbasis SMS dapat memberikan kemudahan bagi pengguna di puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten. Kata Kunci: PWS, kejadian luar biasa, pelaporan cepat, SMS

Pengembangan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Program Imunisasi di Kota Palangka Raya

Written by Administrator on . Posted in Uncategorized

Intisari

Lilyk Rakhmawaty, Hari Kusnanto, Anis Fuad

Latar belakang:Saat ini pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) berkembang pesat di berbagai bidang termasuk di bidang kesehatan. SIG mempunyai kemampuan untuk menampilkan informasi spasial dan non spasial secara berkesinambungan. Sebagai penanggung jawab program imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya belum memanfaatkan SIG. Kegiatan analisis melalui pemantauan wilayah setempat (PWS) masih dilakukan secara sederhana. Sangat penting melakukan pemantauan terhadap cakupan pelayanan dan dampak program sehingga daerah risiko tinggi terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dapat terdeteksi. Dengan adanya aplikasi SIG untuk PWS Imunisasi diharapkan dapat membantu monitoring program.

Tujuan: Mengembangkan sistem informasi berbasis wilayah untuk PWS Imunisasi di Kota Palangka Raya yang meliputi identifikasi kebutuhan, desain sistem dan pemanfaatan sistem.

Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif – kualitatif dengan pendekatan action research. Partisipan berjumlah 8 orang terdiri dari 3 manajer, 3 pengelola program di tingkat dinas dan 2 orang penanggung jawab program imunisasi di puskesmas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan juga telaah dokumen.

Hasil: Pengembangan SIG PWS Imunisasi ini menghasilkan peta cakupan untuk semua antigen, sebaran penyakit PD3I dan stratifikasi tetanus nenonatorum. Adanya sistem dapat memberikan informasi masalah program sehingga dapat dilakukan suatu tindakan antisipasi.

Kesimpulan: Sistem Informasi PWS Imunisasi Berbasis Wilayah bermanfaat untuk efisiensi dan efektifitas program karena dapat memangkas waktu kerja dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan manajer. Untuk menjaga kualitas informasi imunisasi sistem sebaiknya dikembangkan mulai unit analisis individu. Kata Kunci: Sistem Informasi Geografi, PWS Imunisasi, Pengembangan

Berita